Rabu, 14 September 2011

CARA MEMBUAT MAKALAH

JUDUL :
 “ Microsoft Office Power Point ”









Di Susun Oleh :
                  Nama                   :ARIF SADIKA
                           Kelas                   :  III TKJ 1
                           Jurusan              :  TKJ (Tehnik Komputer dan Jaringan)
                           Sekolah               :  SMK Negeri 1 Sarolangun




LEMBAGA PENDIDIKAN KOMPUTER

AGON COMPUTER
KEC. SINGKUT KAB. SAROLANGUN
TAHUN AJARAN 2010 / 2011
KATA PENGANTAR


         Puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan yang maha Esa, yang mana atas kehendaknya saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik mungkin.
Makalah Dengan Judul MICROSOFT OFFICE POWER POINT
Disusun sebagai salah satu syarat PSG tahun 2010 / 2011
         Karma keterbatasan kemampuan saya , mungkin didalam makalah ini msi banyak ke kurangan . oleh sebab itu, saya mengharapkan saran dan kritik dari pembaca yang sifatnya membangun. Saya berharap semoga makalah ini dapat membawa manfaat dan menambah pengetahuan srta saran wawasan bagi para pembaca.





                                                                                        Singkut, Agustus 2010
                                                                                                  Penyusun



                                                                                            ARIF SADIKA

DAFTAR ISI

BAB I
PENDAHULUAN

1.1    LATAR BELAKANG
         Pada jaman modern, kini presentasi sudah menjadi suatu hal yang wajib bagi pegawai, guru, dan mahasiswa. Dalam memilih software untuk membuat desain presentasi tentu juga menjadi pertimbangan yang sangat diperhatikan, terlebih dari segi pengoperasian. Microsoft Power Point adalah solusi yang tepat.
      Microsoft Power Point adalah salah satu software yang yang tepat untuk membantu dalam menyusun sebuah presentasi yang efektif, professional, dan juga mudah. Microsoft Power Point akan membantu sebuah gagasan menjadi lebih menarik dan jelas tujuannya jika dipresentasikan karena Microsoft Power Point akan membantu dalam pembuatan slide, outline presentasi, presentasi elektronika, menampilkan slide yang dinamis, termasuk clip art yang menarik, yang semuanya itu mudah ditampilkan di layar monitor komputer.

1.2    RUMUSAN MASALAH
1.            Apakah Microsoft Power Point?
2.            Bagaimana pengoprasian button-button dan fungsinya pada power point 2003?
3.            Bagaimanaka cara melakukan editing pada microsoft power point?


1.3    TUJUAN PEMBAHASAN
1.            Mengetahui tentang Microsoft Power Point
2.            Mengetahui cara pengoprasian button-button dan fungsinya pada power point 2007
3.            Dapat melakukan editing pada microsoft power point

BAB II
PEMBAHASAN
         Microsoft power-point merupakan Salah satu aplikasi didalam Microsoft office yang berfungsi sebagai pengola presentasi. Presentasi merupakan kegiatan yang penting dalam mengkomunikasi suatu gagasan kepada orang lain dengan berbagai tujuan, misalnya menarik audensi agar membeli produk kita. Alat yang dapat mendukung jalannya presentasi adalah Komputer.
2.1    Mengaktifkan Microsoft Power-point 2003
                  Dalam mengaktifkan Microsoft Power-point ada beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain :
·               Cara I:
                  Melalui Start menu pada taskbar yaitu dengan cara :
·               Click Start menu pada taskbar
·               Pilih all Program
·               Pilih folder Microsoft office 2003
·               Kemudian pilih Microsoft office power-point 2003
·               Cara II
                  Double click atau click ganda pada icon Microsoft Power-point 2003 yang ada pada desktop atau click kanan kemudian pilih open.
                  Sesudah melalui langkah-langkah diatas maka akan tampil jendela Microsoft Power-Point 2003. Seperti pada Gambar dibawah ini.
         Contoh Micorosoft word berfungsi untuk mengolah kata, Microsoft Excel berfungsi mengolah angkah sedangkan Microsoft Power-Poit berfunsi mengolah presentasi.
2.2    Mengenal lembar kerja power-point.
Lembar kerja pada power-point dinamakan Slide. Model-model slide atau lembar kerja pada power-point adalah sebagai berikut.
Gambar 4. Lembar kerja power point
Lembar kerja atau Slide pada power-point ada bermacam-macam model yaitu model slide yang lengkapi dengan Table, Chart, Clip Art, flow chart, blank dan lain-lain.
2.3    Editing naskah power point
Setelah mengenal dan membuka program Microsoft Power-point, tentu setiap pengguna selalu memasukan datanya dalam bentuk presentasi. Begitu pula data itu sendiri perlu di edit atau diperbaiki dengan jelas. Lihat gambar dibawah ini:
2.3.1  Memformat Huruf dengan Tool bar
Sesudah text atau data diinputkan kedalam daerah editor power-point, selanjutnya perlu kita melakukan formatting (Menformat Huruf). Cara pertama menformat huruf dengan tool bar formatting. Lihat ganbar tool bar formatting berikut ini.
Jenis Huruf
Ukuran huruf
Huruf Tebal
Huruf Miring
Huruf Miring
Gambar 6. Tool bar formating
Rata Kiri-Kanan
Rata Tengah
Rata Tengah
Rata Kiri
   2.3.2 Memformat huruf dengan menu format
                     Cara memformat huruf pertama blok naskah yang akan diformat hurufnya pilih menu format, kemudian click sub-menu font. Lihat pada gambar dibawah ini.
2.3.2  Memberi penomoran otomatis pada Text
                           Cara memberi penomoran otomatis pada slide, melalui tool bar formatting, blok text yang akan dibri penomoran. Lihat pada gambar berikut ini.
Penomoran dengan Angkah
Penomoran dengan Simbol
         2.3.4 Memberi penomoran otomatis dengan Menu Format
                     Cara nya hampir sama seperti langkah pertama diatas yaitu blok text yang akan diberi penomoran, kemudian pilih sub menu
         2.3.5 Memberi warna latar belakang Slide
                     Sepertinya kita ketahui bahwa, mulai dari pertama kita mengenal dan membuka program ini slide atau lembar kerjanya selalu dalam bentuk blank atau polos. Maka power-point menyediakan menu ini untuk memberi warna latar belakang. Caranya : pilih menu format, click sub menu Slide design, maka akan tampil kotak dialog seperti berikut. Lihat pada gambar dibawah ini
            Cara untuk memasukan warna latarbelakang pada slide click saja pada model yang kita sukai.
2.4    Masukan obyek pada slide
2.4.1    WordArt
                     Word art merupakan falisilas untuk pembuatan tulisan berkreasi atau tulisan bergambar. Untuk membuat tulisan atau kata bergambar caranya adalah sebagai berikut.
o              Pilih menu insert
o              Click sub-menu Picture
o              Kemudian pilih word art
                  Maka akan tampil, model-model word art. Lihat pada gambar berikut
               Pada kotak dialog diatas, memintah kepada pengguna untuk memilih salah satu bentuk yang dikehendakinya. Kemudian click ok maka akan tampil kotak dialog seperti berikut.
                           Pada kotak dialog ini diminta kepada penguna untuk memasukan text. Contohnya pereiragimata@gmail.com
                  Sesudah data diinputkan kemudian click ok, maka akan tampil hasilnya.
2.4.2  Clip art Gallery
                           Clip art gallery merupakan kumpulan gambar-gambar yang disediakan oleh Microsoft office yang bias dipakai oleh pengguna. Cara untuk memasukan gambar pada area editor adalah sebagai berikut.
·               Pilih menu insert
·               Click sub-menu Picture
·               Pilih clip art
                  Maka akan tampil kotak dialog sepeti berikut.
               Dengan jalan pintas mencari gambar, diminta kepada penguna untuk masukan kata kunci atau kata cari pada kolom search for contohnya Tiger, People, Car dan lain-lain kemudian click Go Maka akan tampil gambar-gambar seperti pada gambar dibawah ini.
                           Untuk memasukan gambar-gambar diatas, diminta penguna untuk click pada salah satu gambar.
2.5    Animasi dan transisi
            Dalam pembuatan power point perlu sekali adanya animasi dan transisi agar suatu presentasi lebih menarik dan mudah ditangkap oleh audians. Oleh sebab itu pemanfaatan animasi harus semaksimal mungkin.
2.5.1  Slide Transition
                     Slide transition merupakan fasilitas atau menu power-point yang berfungsi sebagai pembuat animasi slide atau dengan kata lain perpindahan slide secara otomatis. Cara untuk membuat animasi pada slide adalah sebagai berikut:
                           Pilih menu Slide Show, kemudian pilih sub-menu Slide Transition. Lebih jelas lihat gambar di bawa ini.
Click pada slide transition maka akan tampil kotak dialog Slide transition pada pojok kanan monitor. Lihat gambar dibawah ini.
Untuk memberi animasi pada slide, pilih salah satu perintah yang terdaftar dalam kolom slide transition kemudian tentukan speed, suara, dan waktu animasinya. Kemudian pilih apply to all slide.
         2.5.2 Custom animation
Custom Animation merupakan fasilitas atau menu power-point yang berfungsi sebagai pembuat animasi Text atau dengan kata lain Text bergerak secara otomatis. Cara untuk membuat animasi pada Text adalah sebagai berikut.
Pilih menu Slide Show, kemudian pilih sub-menu Custom Animation. Lebih jelas lihat gambar di bawa ini.
Click pada Custom Animation maka akan tampil kotak dialog Custom Animation pada pojok kanan monitor. Lihat gambar dibawah ini.
Untuk membuat animasi pada Text, obyek yang ada pada slide editor. Pertama penguna harus memilih terlebih dahulu text atau obyek yang akan di beri animasi kemudian pilih Add Effect, Entrance kemudian daftar animasi yang sesuai dengan kemauan anda.
2.6    Table dan grafik
         2.6.1 Table
                           Table merupakan salah satu falisitas yang berfungsi untuk memasukan data menuruk bentuk data yang ada. Seperti kita ketahui bahwa didalam ada kolom (Columns) dan baris (Rows).
                  Cara untuk membuat table.
·               Pilih menu insert
·               Click sub-menu table
                        Click pada table maka akan tampil kotak dialog insert table seperti berikut.
                           Pada kotak dialog insert table diminta kepada pengguna untuk menentukan berapa banyaknya kolom dan baris yang diperlukan. Kemudian click OK
No
Nama Lengkap
Asal
Alamat
1
Juliana dos santos
Liquiça
Lauhata
2
Maria de Fatima
Viqueque
Comoro
3
Maria dealova
Ermera
Kampung Baru
4
Flaviana de Jesus Ximenes
Manatuto
Farol
Gambar 24. Contoh tabel
         2.6.2 Edit Table
                           Menyisip atau menambah kolom dalam table, pertama diminta untuk blok kolom yang akan disisip atau ditambah kemudian pilih menu table kemudian click sbu menu Insert Columns to the right (menyisip atau menambah ke kana) atau click sub menu Insert Columns to the left (Menyisip atau menambah ke kiri)

BAB III
PENUTUP

3.1    Kesimpulan
                  Pada saat ini kegiatan belajar mengajar mulai menginjak pada pembelajaran yang mengharuskan siswa aktif. Siswa dituntut untuk dapat menguasai materi dan bisa menerangkannya sewaktu di depan kelas. Inilah yang disebut presentasi.
                  Presentasi dapat menarik apabila software yang digunakan dapat dijalankan dengan maksimal. Oleh karena itu pembahasan di dalam makalah ini tentang pengoperasian power point hendaknya dapat membantu kita semua dalam mengoptimalkan kegiatan presentasi.
3.2    Saran
                  Dalam pembuatan makalah ini banyak sekali kekurangan dalam penulisannya. Untuk dapat menyempurnakan makalah ini diharapkan saran dari audians agar modul dapat lebih sempurna.

DAFTAR PUSTAKA

         Adri, Muhhamad. 2008. Modul Implementasi PowerPoint dalam Pembelajaran . (online http://muhammadadri.net/wpcontent/uploads/2008/07/modul-teori-1-pengenalan-powerpoint.pdf diakses tanggal 19 November 2009)
         Andrian. 2007. Integreted Development Environment (IDE) Microsoft PowerPoint 2003. (online http://burict.files.wordpress.com/2007/06/modul-powerpoint.com diakses tanggal 19 November 2009)
         Michael, Dionisio. 2007. Presentasi Efektif dengan Microsoft Power-Point 2003. (online http://www.scribd.com/doc/21324680/Modul-Ms-Power-Point-2003 diakses tanggal 19 November 2009)
         Sasmita, Galih. 2007. Microsoft Powerpoint. (online http://pdfdatabase.com/index.php?q=modul+power+point+2003 diakdes tanggal 19 November 2009)

sejarah jaringan dan istilah didalamnya

sejarah jaringan dan istilah didalamnya

  1. 1) Latar belakang dan sejarah jaringan
    Pada tahun 1940-an di Amerika ada sebuah penelitian yang ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersama. Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, karena mahalnya harga perangkat komputer maka ada tuntutan sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Dari sinilah maka muncul konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), bentuk pertama kali jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer.
    Gambar 1. Time Sharing System
    Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer.
    Gambar 2, Distributed Processing
    Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN (Local Area Network). Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa ditingkat dunia yang disebut dengan istilah WAN (Word Area Network).



    2) Jenis-jenis jaringan
    Secara umum jaringan komputer terdiri atas lima jenis :
    a) Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
    b) Metropolitan Area Network (MAN)
    Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
    c) Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
    d) Internet
    Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak compatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
    e) Wireless (Jaringan tanpa kabel), jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

    3) Topologi Jaringan
    Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah Bus, Token-Ring, dan Star Network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.

    a) Topologi Bus
    Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.


    Gambar3. Topologi Jaringan Bus

    Keuntungan
    · Hemat kabel
    · Layout kabel sederhana
    · Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain
    Kerugian
    · Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
    · Kepadatan lalu lintas pada jalur utama
    · Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan
    · Diperlukan repeater untuk jarak jauh

    b) Topologi Token Ring
    Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat-alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.


    Gambar 4. Topologi jaringan Token-Ring

    Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.
    Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.

    c) Topologi Star
    Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau HUB. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.
    Gambar 5. Topologi Jaringan Star

    Keuntungan
    · Paling fleksibel
    · Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
    · Kontrol terpusat
    · Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan
    Kerugian
    · Boros kabel
    · Perlu penanganan khusus
    · Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
    4) Type Jaringan
    Type Jaringan terkait erat dengan sistem operasi jaringan. Ada dua type jaringan, yaitu client-server dan type jaringan peer to peer.
    a) Jaringan Client-Server
    Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain di dalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server di jaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.
    Keunggulan
    · Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain seperti sebagai workstation.
    · Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat sebuah komputer yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
    · Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.
    Kelemahan
    · Biaya operasional relatif lebih mahal.
    · Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
    · Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.
    b) Jaringan Peer To Peer
    Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan non-dedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.
    Keunggulan
    · Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.
    · Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
    · Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
    Kelemahan
    · Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
    · Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server, karena setiap komputer/peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
    · Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
    · Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.

    5) Protocol Jaringan
    Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetujui berbagai pihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah pihak.
    Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protocol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protocolnya.
    Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangun jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model referensi OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam tabel 1 berikut:




    Tabel 1. Hubungan antara model OSI dengan protokol Internet
    Model OSI
    TCP/IP
    Protocol TCP/IP
    No
    Lapisan

    Nama Protokol
    Kegunaan
    7
    Aplikasi
    Aplikasi
    DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
    Protokol untuk distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas
    DNS (Domain Name Server)
    Data base nama domain mesin dan nomer IP
    FTP (File Transfer Protocol)
    Protokol untuk transfer file
    HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)
    Protokol untuk transfer file HTML dan Web
    MIME (Multipurpose Internet Mail Extention)
    Protokol untuk mengirim file binary dalam bentuk teks
    NNTP (Network News Transfer Protocol)
    Protokol untuk menerima dan mengirim newsgroup
    POP (Post Office Protocol)
    Protokol untuk mengambil mail dari server
    SMB (Server Message Block)
    Protokol untuk transfer berbagai server file DOS dan Windows
    6
    Presentasi
    SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
    Protokol untuk pertukaran mail
    SNMP (Simple Network Management Protocol)
    Protokol untuk menejemen jaringan
    Telnet
    Protokol untuk akses dari jarak jauh
    TFTP (Trivial FTP)
    Protokol untuk transfer file
    5
    Sessi
    NETBIOS (Network Basic Input Output System)
    BIOS jaringan standar
    RPC (Remote Procedure Call)
    Prosedur pemanggilan jarak jauh
    SOCKET
    Input Output untuk network jenis BSD-UNIX
    4
    Transport
    Transport
    TCP (Transmission Control Protocol)
    Protokol pertukaran data berorientasi (connection oriented)
    UDP (User Datagram Protocol)
    Protokol pertukaran data non-orientasi (connectionless)
    3
    Network
    Internet
    IP (Internet Protocol)
    Protokol untuk menetapkan routing
    RIP (Routing Information Protocol)
    Protokol untuk memilih routing
    ARP (Address Resolution Protocol)
    Protokol untuk mendapatkan informasi hardware dari nomer IP
    RARP (Reverse ARP)
    Protokol untuk mendapatkan informasi nomer IP dari hardware


    (Lanjutan Tabel 1)
    2
    Data link LLC
    Network interface
    PPP (Point to Point Protocol)
    Protokol untuk point ke point
    Data Link
    MAC
    SLIP (Serial Line Internet Protocol)
    Protokol dengan menggunakan sambungan serial
    1
    Fisik
    Ethernet, FDDI, ISDN, ATM


    Standarisasi masalah jaringan tidak hanya dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga diselenggarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union), ANSI (American National Standard Institute), NCITS (National Committee for Information Technology Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di Amerika. Pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN ada yang memakai standar yang dihasilkan IEEE.
    6) IP Address
    IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan
    oleh tanda titik seperti 193.160.5.1.

    Tabel 2. Contoh IP Address
    Network ID
    Host ID
    193
    160
    5
    1

    IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch). Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada.

    Kelas-kelas IP Address
    Untuk mempermudah pemakaian, bergantung pada kebutuhan pemakai, IP address dibagi dalam tiga kelas seperti diperlihatkan pada tabel dibawah

    Tabel 3. Pembagian kelas IP Address

    Kelas
    Network ID
    Host ID
    Default Sub net Mask
    A
    xxx.0.0.1
    xxx.255.255.254
    255.0.0.0
    B
    xxx.xxx.0.1
    xxx.xxx.255.254
    255.255.0.0
    C
    xxx.xxx.xxx.1
    xxx.xxx.xxx.254
    255.255.255.0


    IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx. – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah:
    Network ID = 113
    Host ID = 46.5.6
    IP address di atas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113.
    IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalnya 132.92.121.1 :
    Network ID = 132.92
    Host ID = 121.1
    IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor 132.92. Dengan panjang host ID 16 bit, network dengan IP address kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP 128.0.xxx.xxx – 191.155.xxx.xxx.
    IP address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx – 223.255.255.x.
    Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network ID dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.

    7) Domain Name System (DNS)
    Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki :
    a) Root-level domain: merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).
    b) Top level domain: kode kategori organisasi atau negara misalnya: .com untuk dipakai oleh perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk australia.
    c) Second level domain: merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya: microsoft.com; yahoo.com, dan lain-lain.

    8) DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
    IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol atau diisi secara manual. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.

    c. Rangkuman
    1) JARINGAN komputer adalah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dalam jaringan.
    2) Ada lima jenis jaringan komputer, Local Area Network (LAN), Metropolitan Area Network (MAN), Wide Area Network (WAN), Internet, dan Jaringan tanpa kabel.
    3) Topologi jaringan adalah suatu cara untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah Bus, Token-Ring, dan Star Network.
    4) Tipe jaringan terkait erat dengan sistem operasi jaringan. Ada dua type jaringan, yaitu client-server dan type jaringan peer to peer.
    5) Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetujui berbagai pihak. Aturan baku itulah yang disebut PROTOCOL. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Selain OSI ada badan dunia lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union), ANSI (American National Standard Institute), NCITS (National Committee for Information Technology Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di Amerika yang juga membuat aturan standar ini.
    6) IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 193.160.5.1. Ada 3 macam IP address : IP Addres kelas A (untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar, 16.777.214), IP Address kelas B (untuk jaringan berukuran sedang dan besar), dan IP address kelas C (untuk jaringan berukuran kecil-LAN).


INSTALASI LINUX DEBIAN 4


Arifsadika.blogspot.com
1. Booting dari CD
2. Pada menu inputan pilihan jenis linux, ketikkan linux26
3. Pilihan bahasa ------> american english
4. Pilihan negara ------> other--> asia --> Indonesia
5. Pilihan keyboard -----> american English
6. Configure network manually
Masukkan Ip address server

Masukkan netmasknya:
- untuk ip address 10.1.* -> netmasknya: 255.255.240.0
- untuk selainnya -> netmasknya: 255.255.255.0
Masukkan ip address server gateway: (10.1.16.1) Arifsadika.blogspot.com

Masukkan ip address server DNS (10.1.16.3)

7. Masukkan hostname Arifsadika.blogspot.com

8. Masukkan domain name ---> sanyasyari.com
9. Metode partisi ----> pilih manually edit partition Arifsadika.blogspot.com

10. Skema partisi ---->
1. root = 5 GB, filesystem = ext3, bootable = on
2. home = 5 GB, filesystem = ext3
3. var = 10 GB, filesystem = ext3
4. swap = 2 x kapasitas RAM, filesystem = swap Arifsadika.blogspot.com

5. usr = sisanya, filesystem = ext3
untuk partisi root, dibuat sebagai partisi boot juga, dengan cara mengaktifkan flag bootable Arifsadika.blogspot.com

11. Finish partisi dan write changes to disk -----> pilih yes
12. Instaling debian base system
13. Install GRUB boot loader ------> pilih yes
14. Setelah instaling compled,ambil CD install -----> pilih continue
15. Komputer akan booting ulang
16. Anda akan lihat" Welcome to your new Debian System!"---􀃆 pilih OK
17. Konfigurasi waktu --------> pilih no
18. Pilih asia/ Jakarta ( java & sumatra )
19. Konfigurasi password
root password
re-enter password
20. Create User baru:
nama user / full name
nama user account
user password
re-enter password
20. Konfigurasi apt ----->
Masukkan CD DEBIAN dan pilih CDROM
CD-ROM device file ----->/dev/cdrom------>pilih OK Arifsadika.blogspot.com
Tungggu beberapa saat
Muncul scan untuk CD Debian Yang lain -------->pilih no
Muncul pilihan tentang informasi HTTP proxy --------> kita kosongi --->OK
Pada waktu connect security.debian.org, kita CTRL-C untuk cancel
Muncul peringatan untuk access security ----> OK
21. Debian Software Debian Selection
Pilihan untuk memilih Paket yang akan diinstall (biarkan kosong) ------> OK
22. Selanjutnya pada anda akan diminta untuk mengkonfigurasi EXIM:
Configuring Exim v4 (exim4- Config) general typre of mail configuration ---> no configuration at this time ----> ok
Menu konfirmasi untuk Exim v4 ----->pilih yes
Menu untuk mempertanyakan tujuan mail (root and post mail recipent)
--->ketik sesuai dengan user----->OK
Tunggu untuk reloding exim4 configuration files
23. Anda akan menemui menu Debian base System configuration (Thank you for choosing debian ) --->OK
24. Kemudian masuk pada login ---> ketik root dan masukkan password untuk root

Arifsadika.blogspot.com